Upaya
meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus memperkuat budaya keselamatan
berlalu lintas terus dilakukan melalui sinergi lintas instansi. Bertempat di
Jalan Raya Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, operasi
gabungan digelar pada Rabu tanggal 20 Mei 2026 dengan melibatkan unsur
kepolisian, Jasa Raharja, dan Bapenda.
Pelaksanaan
operasi gabungan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan administrasi
kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi sarana edukasi langsung kepada
masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap
aturan lalu lintas.
Dalam
kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada pengendara untuk selalu
menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara seperti helm standar,
memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta meningkatkan kedisiplinan dalam
berlalu lintas guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
Selain
itu, masyarakat juga diingatkan mengenai pentingnya kepatuhan dalam pembayaran
pajak kendaraan bermotor sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah
sekaligus mendukung tertib administrasi kendaraan.
Kegiatan
operasi gabungan ini menjadi salah satu langkah preventif yang dinilai efektif
dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Edukasi yang diberikan secara
langsung kepada pengguna jalan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran
masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna
jalan lainnya.
Dalam
kesempatan terpisah, Kabag Operasional Jasa Raharja Kanwil Banten, Harry
Herawan, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan operasi gabungan
tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata antarinstansi dalam meningkatkan
keselamatan berlalu lintas di wilayah Banten.
“Operasi
gabungan seperti ini memiliki peran penting tidak hanya dalam meningkatkan
kepatuhan administrasi kendaraan, tetapi juga sebagai media edukasi kepada
masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Kesadaran menggunakan
perlengkapan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan
bagian dari upaya preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Harry
Herawan.
Ia
juga menambahkan bahwa sinergi antara instansi terkait perlu terus diperkuat
agar upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas dapat berjalan secara
berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib
administrasi kendaraan dan budaya keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat
tercipta kondisi jalan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh
pengguna jalan.
